Onic Esports gugur di semifinal MSC 2025 usai menjalani laga sengit melawan tim asal Filipina. Kekalahan ini mengejutkan banyak penggemar esports Indonesia, yang sejak awal turnamen menaruh harapan besar pada skuad “Landak Kuning” untuk membawa pulang gelar juara.
Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu malam itu dipenuhi ketegangan sejak game pertama. Onic sempat unggul di early game, namun gagal mempertahankan momentum hingga akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dalam format best-of-five dengan skor akhir 3-2.
Duel Panas Sarat Strategi
Laga semifinal antara Onic dan wakil Filipina disebut sebagai salah satu pertandingan paling seru sepanjang MSC 2025. Kedua tim saling bertukar keunggulan, dengan rotasi cepat dan strategi unik yang membuat para caster dan penonton terpukau.
Salah satu momen paling dramatis terjadi di game keempat, saat Onic hampir mengamankan kemenangan dengan lord push, namun terjadi blunder saat team fight di midlane yang dimanfaatkan lawan untuk membalikkan keadaan.
Kinerja Pemain Onic Dianggap Kurang Stabil
Meski dikenal solid, performa Onic dalam laga ini dinilai tidak konsisten. Beberapa pemain kunci tampil di bawah ekspektasi. Rotasi yang biasanya rapi terlihat kurang sinkron, dan beberapa keputusan in-game tampak tergesa-gesa.
Sementara itu, lawan mereka tampil sangat disiplin, dengan rotasi dan counter play yang matang. Tim Filipina itu berhasil memanfaatkan kesalahan kecil dari Onic menjadi keuntungan besar.
Reaksi Netizen dan Fans
Kabar Onic Esports gugur di semifinal MSC 2025 langsung jadi trending topic di platform X dan TikTok. Banyak netizen yang mengungkapkan rasa kecewa, terutama karena Onic sebelumnya tampil dominan di fase grup dan perempat final.
Namun, tidak sedikit juga yang memberikan dukungan. “Kalian tetap luar biasa, bangga jadi fans Onic!” tulis seorang netizen. Warganet lainnya berharap Onic bisa kembali bangkit dan memperbaiki performa menjelang MPL ID Season berikutnya.
Evaluasi dan Harapan ke Depan
Kekalahan ini menjadi pembelajaran berharga bagi Onic. Sang pelatih menyatakan bahwa timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi, komunikasi, dan eksekusi dalam pertandingan. Mereka juga berjanji akan bangkit lebih kuat.
“Ini bukan akhir. Kami masih punya banyak hal untuk dibuktikan di turnamen berikutnya,” ujar kapten tim Onic dalam wawancara pasca pertandingan.
Indonesia Tanpa Wakil di Final MSC 2025
Dengan tumbangnya Onic, Indonesia resmi tidak memiliki wakil di final MSC 2025. Fakta ini cukup mengejutkan mengingat performa tim-tim Indonesia sebelumnya cukup menjanjikan. Fans kini hanya bisa berharap pada perbaikan struktur tim dan strategi nasional ke depannya.
Kegagalan ini juga menyoroti meningkatnya kekuatan tim-tim dari negara lain seperti Filipina, Malaysia, dan Kamboja, yang mulai mendominasi skena kompetitif Mobile Legends.
Kesimpulan
Onic Esports gugur di semifinal MSC 2025 menjadi pukulan bagi penggemar MLBB Indonesia. Meski kalah, perjuangan mereka tetap patut diapresiasi. Semoga kekalahan ini menjadi motivasi untuk bangkit dan tampil lebih kuat di turnamen selanjutnya.
Dalam dunia kompetitif, menang dan kalah adalah bagian dari proses. Yang terpenting, semangat juang harus tetap menyala.
